Pengertian
Quantum Teaching adalah ilmu pengetahuan dan
metodologi yang digunakan dalam rancangan, penyajian, dan fasilitas Supercamp
yang diciptakan berdasarkan teori-teori pendidikan seperti Eccelerated Learning
(Luzanov), Multiple Inteligence (Gardner), Neuro-Linguistic Programming (Ginder
dan Bandler), Experiental Learning (Hahn), Socratic Inquiry, Cooperative
Learning (Johnson and Johnson), dan Elemen of Effective Intruction (Hunter).
Selain itu, quantum teaching juga dapat diartikan
sebagai pendekatan pengajaran untuk membimbing peserta didik agar mau belajar.
Menjadikan sebagai kegiatan yang dibutuhkan peserta didik. Di samping itu untuk
memotivasi, menginspirasi dan membimbing guru agar lebih efektif dan sukses
dalam mengasup pembelajaran sehingga lebih menarik dan menyenangkan. Dengan
demikian diharapkan akan terjadi lompatan kemampuan peserta didik setelah
mengikuti kegiatan pembelajaran yang dilakukan. Quantum teaching merangkaikan
yang paling baik dari yang terbaik menjadi sebuah paket multisensory,
multikecerdasan, dan kompatibel dengan otak yang pada akhirnya akan melejitkan
kemampuan guru untuk mengilhami dan kemampuan murid untuk berprestasi. Sebagai
sebuah pendekatan belajar yang segar, mengalir, praktis dan mudah diterapkan,
Quantum Teaching menawarkan suatu sintesis dari hal-hal yang dicari, atau
cara-cara baru untuk memaksimalkan dampak usaha pengajaran yang dilakukan guru
melalui perkembangan hubungan, penggabungan belajar dan penyampaian kurikulum. Metodologi
ini dibangun berdasarkan pengalaman 18 tahun dan penelitian terhadap 25.000
siswa, dan sinergi pendapat dari ratusan guru.
Quantum teaching yang dibangun berdasarkan
teori-teori tersebut mencakup petunjuk spesifik untuk menciptakan lingkungan belajar
yang efektif, merancang kurikulum, menyampaikan isi, dan memudahkan proses
belajar. Quantum teaching bersandar pada konsep Bawalah Dunia Mereka ke Dunia
Kita dan Antarkan Dunia Kita ke Dunia Mereka. Inilah asas utama, alasan dasar
yang berada di balik segala strategi, model, dan keyakinan quantum teaching.
Melalui quantum teaching ini, seorang guru yang akan
memengaruhi kehidupan murid Anda. Anda seolah-olah sedang memimpin konser saat
berada di ruang kelas. Anda memahami sekali, bahwa setiap murid Anda memiliki
karakter masing-masing sebagaimana alat-alat musik seperti seruling dan gitar,
misalnya, memiliki suara yang berbeda. Bagaimana setiap karakter dapat memiliki
peran dan membawa sukses dalam belajar, merupakan inti ajaran quantum teaching.
Prinsip-prinsip
dalam quantum teaching
Quantum teaching juga memiliki lima atau kebenaran
tetap. Serupa dengan asas utama, sebagaimana disebutkan di atas,
prinsip-prinsip ini memengaruhi seluruh aspek quantum teaching. Anggaplah
prinsip-prinsip ini sebagai structur chord dasar dari simponi belajar Anda.
Prinsip tersebut ada lima, yaitu: 1.) segalanya berbicara; 2.) segalanya
bertujuan; 3.) pengalaman sebelum pemberian nama; 4.) akui setiap usaha; dan
5.) jika layak dipelajari, maka layak pula dirayakan.
Dalam pelaksanaannya, quantum teaching melakukan
langkah-langkah pengajaran dengan enam langkah yang tercermin dalam istilah
TANDUR yang merupakan singkatan dari Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasikan,
Ulangi dan Rayakan. Yang dimaksud dengan tumbuhkan adalah tumbuhkan minat
dengan memuaskan, yakni apakah manfaat pelajaran tersebut bagi guru dan murid. Sedangkan
yang dimaksudkan dengan alami adalah ciptakan dan datangkan pengalaman umum
yang dapat dimengerti semua pelajar. Kemudian yang dimaksud dengan namai maksudnya
harus disediakan kata kunci, konsep, model, rumus, dan strategi yang kemudian
menjadi sebuah masukan bagi si anak. Selanjutnya yang dimaksudkan dengan
demonstrasikan adalah hendaknya disediakan kesempatan bagi pelajar untuk
menunjukkan bahwa mereka itu tahu. Kemudian yang dimaksud dengan ulangi, adalah
tunjukkan kepada para pelajar tentang cara-cara mengulangi materi dan
menegaskan: bahwa aku tahu bahwa aku memang tahu ini. Selanjutnya yang dimaksud
dengan rayakan, yakni pemberian pengakuan untuk penyelesaian, partisipasi, dan
perolehan keterampilan dan ilmu pengetahuan.
Dari kerangka konseptual tentang langkah-langkah
pengajaran dalam quantum teaching tersebut terlihat adanya empat ciri sebagai
berikut, pertama adanya unsur demokrasi dalam pengajaran. Hal ini terlihat
bahwa dalam quantum teaching terdapat unsur kesempatan yang luas kepada seluruh
para siswa untuk terlibat aktif dan partisipasi dalam tahapan-tahapan kajian
terhadap suatu mata pelajaran. Kedua sebagai akibat dari ciri yang pertama,
maka memungkinkan tergali dan terekspresikannya seluruh potensi dan bakat yang
terdapat pada diri anak. Ketiga adanya kepuasan pada diri si anak. Hal ini
terlihat dari adanya pengakuan secara proporsional. Keempat adanya unsur
pemantapan dalam menguasai materi atau suatu keterampilan yang diajarkan. Hal
ini terlihat dari adanya pengakuan terhadap sesuatu yang sudah dikuasai anak.
Kelima, adanya unsur kemampuan pada seorang guru dalam merumuskan temuan yang
dihasilkan si anak, dalam bentuk konsep, teori, model dsb.
